This is an outdated version published on 2021-06-12. Read the most recent version.

ILMU SEBAGAI SUBSTANSI DA’WAH DALAM ISLAM

Authors

  • Ujang Habibi STID M Natsir

DOI:

https://doi.org/10.38214/jurnaldawahstidnatsir.v4i01.96

Keywords:

ilmu, Islam, da’wah

Abstract

Ilmu dalam Islam menempati posisi sangat penting. Salah satu indikasinya adalah al-Qur’an menyebut kata ‘ilm dan derivasinya sebanyak 750 kali. Sehingga orang berilmu menempati posisi mulia, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Qs. Al-Mujadilah: 11). Dalam Islam, ilmu terkait dengan akidah. Syeikh Abdul Qohir al-Baghdadi misalnya mengatakan; “Pilar pertama (dari ciri akidah Ahlussunnah wal Jama’ah) adalah menetapkan realitas dan ilmu” Syed Muhammad Naquib al-Attas mengatakan “ … Islam adalah agama yang berdasarkan ilmu pengetahuan. Penyangkalan terhadap kemungkinan dan objektifitas ilmu pengetahuan akan mengakibatkan hancurnya dasar yang tidak hanya menjadi akar bagi agama, tetapi juga bagi semua jenis sains”.

 

Published

2021-06-12

Versions